Tak Semata Duniawi

Senin, 24 Juni 2019 : 00:00

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku [QS Adz Dzariyat : 56]
Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam [QS Al An’am : 162]

Dari tahun ke tahun SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mengalami kemajuan baik sarana pendidikan, tenaga pengajar, dan prestasi.

Jatuh bangun memang pernah dialami sekolah namun jatuh bangun merupakan sunnatullah dari sebuah perjuangan. Berbagai persoalan dan kendala harus dihadapi dan dicarikan solusinya. SD Muhammadiyah terus berbenah menjadi sekolah yang lebih baik hingga mampu mencetak generasi yang berprestasi dan berakhlakukul karimah.

Berbagai prestasi telah diraih SD Muhammadiyah 1, baik prestasi akademik maupun non akademik. Kepala sekolahnya sendiri, Sri Sayekti, S.Pd,. M.Pd., pernah mendapat penghargaan sebagai Guru Berprestasi di tingkat kota. Begitu pun dengan para gurunya ada beberapa yang juga mendapatkan penghargaan sebagai guru berprestasi. Berbagai lomba mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional juga pernah diraih para guru. Ratusan piala juga sudah bertengger di sekolah hasil dari berbagai lomba yang diiikuti para murid.

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta juga pernah mendapatkan penghargaan The Best Improvement Elementary School of The Year di ajang Indonesia Inspire and Best Company Award pada tahun 2015. Juga beberapa kali menjuarai lomba sekolah sehat di tingkat kecamatan dan kota. Pada tahun 2015 juga pernah mendapatkan juara I (satu) lomba Sekolah Sehat tingkat kota. Sedangkan di tingkat nasional pernah menjuarai lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar, peringkat pertama kategori Ekstrakurikuler  tingkat Nasional.

“SD Muhammadiyah juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Swasta Rujukan dan sekarang sedang mempersiapkan untuk menjadi sekolah Adiwiyata di tingkat propinsi Jawa Tengah,” tambah Sri.

Sebagai kepala sekolah Sri juga berharap adanya sinergi dari semua pihak untuk memajukan SD Muhammadiyah 1 Ketelan. Seluruh stake holder baik siswa, orang tua, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah harus memahami visi dan misi yang diemban sekolah. Kolaborasi dan kerja sama yang dibangun di atas kerukunan menjadi pilar penting untuk berjuang membawa masa depan sekolah. Bagi Sri berjuang memajukan sekolah bukan hanya tanggung jawab profesi pendidik tapi juga tanggung jawab semua pihak. Pertangungjawabannya bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat.

“Kunci saya selalu dalam berjuang ini adalah dalam rangka menolong agama Allah.  “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu,” [QS Muhammad : 7]. Dengan begitu setiap usaha kita akan mendapat ridho dan pertolongan dari Allah,” pungkas Sri. 

Untuk para pendidik Sri berpesan agar mendidik para siswa dengan penuh kasih sayang seperti mendidik anak sendiri. Selain itu para pendidik juga diharapkan bisa sering melakukan berbagai inovasi dalam kegiatan pembelajaran.  Karena itu pula Sri selalu berusaha membuka diri untuk berbagai ilmu dengan mitra-mitra lainnya. Tak jarang dari sekolah lain yang mengadakan studi banding dengan SD Muhammadiyah 1 Ketelan ini. Bagi Sri salah satu hal yang membuat anak didik sukses adalah karena SD Muhammadiyah 1 Ketelan tidak pelit ilmu.

Untuk para siswa Sri berharap agar mereka menjadi siswa-siswa yang sukses dengan berpondasikan pada akhlakul karimah. Tiga hal yang ditekankan Sri kepada para siswa yaitu, sholat, mengaji, dan patuh serta hormat kepada guru dan orang tua. Tiga hal ini menjadi modal sukses siswa Muhammadiyah dimanapun.

“Anak merupakan asset yang harus kita jaga. Di era teknologi industri yang semakin maju ini anak-anak harus mendapat Pendidikan yang bisa mengarahkan mereka. Jika tidak kita akan kehilangan asset karena anak-anak kehilangan karakter dan tidak bisa memanfaatkan kemajuan teknologi yang dengan baik,” ungkap Sri yang sudah 23 tahun lebih berjuang di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta.

Terkait siswa yang mendapatkan nilai tertinggi untuk 3 Mata Pelajaran baik Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA yaitu Bahasa Indonesia Muhammad Ikwan Gozy nilai 92,25, Matematika Muhammad Ikhwan Ghozy nilai 100, Ayla Najwa Faza Ardian nilai 100, Wildan Haris Rasikh nilai 100, Muhammad Aqsha Zulfa al Viardi nilai 100, IPA diraih Tiara Laksithadevy Kusuma nilai 96,01.
“Inilah nama-nama Peringkat 10 Besar, Muhammad Ikhwan Ghozy dengan skor 286,23, Ayla Najwa Faza Ardian 278,27, Wildan Haris Rasikh 278,03, Najwa Alya Putri Sudarmadi 277,68, Avika Nayyara Fazila 277,46, Tiara Laksithadevy Kusuma 277,32, Naufal Yoga Pratama 274,55, Najwa Shafa Habiba 274,43, Muhammad Aqsha Zulfa al Viardi 273,99 dan Muhammad Raihan Athoillah total skor 273,78,” jelasnya.

Humas Jatmiko.
Share this Article

0 komentar :

Copyright © 2019 SD Muhammadiyah 1 Surakarta - All Rights Reserved