Unggul Dalam Prestasi dilandasi Akhlaqul Karimah Sehat Bersih Hijau dan Lestari | Kepala Sekolah Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd |Wakil Kepala sekolah bidang : Kurikulum SW. Winarsi, S.Ag., S.Pd Kesiswaan Imam Priyanto, S.Pd SarPras Sahudi, S.Pd Al Islam Kemuh Ahmad Syaifuddin, S.Pd.I Humas Dwi Jatmiko, S.Pd.I

Artikel Terbaru

Penghargaan Dari Walikota Solo

Jumat, 01 Juni 2018 | 00.30.00



Solo, Jawa Tengah, - Satu siswi sekolah dasar (SD) dan 4 sekolah menengah Pemenang Terbaik Juara I menerima piala dan piagam dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta hasil Lomba Dokter Kecil dan Kader Kesehatan Remaja Tingkat Kota Surakarta Tahun 2018 untuk mendorong peran generasi muda di Bidang Kesehatan.

Bapak Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyerahkan penghargaan tersebut kepada Farah Meyliana Artanti dari Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Safira Putri A dari SMPN 1, Dhifan Rizqon Kusuma Dienei dari SMPN 1, Lani Puspta dari SMA Kristen 2 dan Daniel Dwi Prasetyo dari SMA Kristen 1 hasil wilayah binaan UPT Puskesmas Setabelan, Manahan, Manahan, Stabelan dan Kratonan dalam seremoni Peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Pendapi Gede Balaikota Surakarta Jl. Jend. Sudirman No. 2 Surakarta pada Jum’at, 1 Juni 2018.

Selain mendapatkan piala, satu dokter kecil dan empat kader kesehatan remaja berprestasi tersebut juga mendapatkan uang pembinaan masing-masing Rp 1,5 juta untuk Farah, Rp 1 juta untuk Safira, Dhifan, Lani dan Daniel.

Agus Subagyo Kasi Promosi Kesehatan Dinas Kota Surakarta mengatakan “kader-kader dokter kecil sebagai teladan untuk PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). teman-teman bisa mengikuti sekaligus sosialisasi tentang derajat kesehatan sehingga prestasi belajarnya semakin membaik dan meningkat,’’ harapnya.

Farah, Gadis cilik kelahiran Demak, 3 Mei 2007 ini menceritakan, usahanya untuk mejadi juara pertama adalah rajin belajar dan bersungguh-sungguh serta lebih rajin beribadah kepada Allah SWT.

Patmiyatiningsih ibunda Farah menambahkan, “mengalir aja, ikuti kemauan anak tetapi tetap diarahkan, sehingga anak bebas berekspresi tanpa ada rasa takut, bisa bertanggung jawab dan bisa mengerti arti memperjuangkan sesuatu bila ingin mendapatkan hasil yang terbaik tanpa beban atau tekanan, lakukanlah dengan senang hati dan perbesarlah semangat berprestasi dan berbagi,” ujarnya.

Dalam seremoni yang juga dihadiri Drs. H. Subari Ketua MUI Solo sekaligus Ketua PDM anggota TNI/Polri, aparatur sipil negara (ASN), organisasi massa, pelajar dan mahasiswa.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang ditorehkan oleh Farah. Apalagi, prestasi ini mampu memberi kontribusi dan mendukung program sekolah sehat, kantin sehat, uks modern berbasis kesehatan.

"Kami fasilitasi siswa yang punya kemampuan atau minat masing-masing dan dukungan semua pihak sehingga menutup tahun ajaran 2017/2018  sekolah bisa beprestasi dan beriringan dengan prestasi lainnya. Tentu ini membanggakan bagi kami semua," ucap Sri Sayekti.

Humas Jatmiko.






SDM 1 Ketelan Gelar Pelepasan Siswa Kelas VI

Rabu, 30 Mei 2018 | 03.30.00



 
Solo, Jawa Tengah, - Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta melepas dan menyerahkan kembali kepada orangtua secara lengkap sebanyak 120 siswa kelas 6A, B, C dan D di Graha Saba Buana. Gedung ini berlokasi di Solo, tepatnya ada di Jl. Letjen Suprato No.80 B Sumber, Solo pada Rabu, 30 Mei 2018.

Kepala Sekolah, Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd mengatakan, “6 tahun kita lalui bersama segala kenangan telah terukir di sekolah kita tercinta, segala prestasi telah kalian persembahkan untuk kejayaan sekolah kita,”

Menurut Kepala Sekolah, pengembangan sekolah dapat berjalan dengan lancar dan terlaksana dengan sangat baik karena adanya kerja sama dan dukungan penuh dari ibu bapak orang tua wali siswa.

“Pada hari ini kami kembalikan secara lengkap kepada bapak ibu orang tua wali siswa sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak-anak, kurang lebih 50 prestasi akademik dan non akademik dapat diraih tahu ini dengan mengumpulkan piala medali dari tingkat kecamatan sampai nasional, kami mengucapkan banyak terima kasih atas segala betuk dukungan dan kerjasamanya,” katanya.

Kepala Sekolah juga berpesan agar para wisudawan di mana pun untuk selalu menjadi pribadi-pribadi yang berkeadaban. “tetaplah menjadi anak yang sholeh dan sholehah, berakhlaq mulia, jangan tinggalkan salat. Pertahankan 5 karakter utama yang telah diajarkan di sekolah. Jagalah nama baik almamatermu SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta. Teruslah berjuang dan berusaha meraih semua mimpi dan cita-cita,” katanya.

Acara dimulai pada jam 15.00 WIB sore tepat, diawali dengan pembukaan oleh ibu Siti Zakiyah Rakhmawati, S.Pd selaku pembawa acara.

Dilanjutkan setelahnya dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dafa al Kautsar Sundoro 5B, Menyanyikan Indonesia Raya, Sang Surya, Mars SD Muhammadiyah 1 Ketelan dengan Dirigen Baruno Nasution, S.Pd.I dan beberapa sambutan. Di antara sambutannya dari Kepala Sekolah, Kepala Korwil III yang diwakili Pengawas Gugus II Suwarno, S.Pd., MM, Ketua Majelis Dikdasmen Drs. H. Tridjono, 23 Kepala Sekolah IKSDM, Kepala Sekolah Gugus II serta dihadiri Komite Sekolah Drs. H. Muchsin al Rasyid.

Yang paling mendapat sambutan meriah adalah ketika Nabila Alya 5 C membawakan lagu Takkan Berpaling Dari-Mu dan Tari Caping yang lemah gemulai dipersembahkan oleh ananda Farah Meyliana Artanti 5A, Tiara Lakshitadevy 5D, Vanya Dean 5D.

Setelah prakata panitia, barulah berlanjut kepada prosesi pelepasan siswa kelas VI. Dalam prosesi itu, para siswa dipanggil satu persatu sesuai kelasnya masing-masing, lalu bersalaman dengan Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd selaku kepala sekolah dan Wali Kelas Heru Sudiarso, S.Pd., Imam Priyanto, S.Pd., Nur Fitri Astuti, S.Pd., Jaka Prasetya, S.Si. Pelepasan ditutup doa yang dipimpin oleh Joko Santoso, S.Pd.I.

Salah satu wakil wisudawan, Arkana Vandika Viandri kelas VI A, , mengatakan upacara penyematan toga wisuda sebagai tanda pelepasan bukanlah akhir dari perjuangan untuk menggapai mimpi dan cita-cita. 

“Hari ini bukan akhir mimpi kita, tapi gerbang menuju masa depan untuk berproses berikutnya. Seperti harapan bu Yekti dalam sambutannya Jangan sampai kita kehilangan pengetahuan, karenanya kita bisa kehilangan,” katanya.

Humas Jatmiko
 

Jadwal Imsakiyah

Selasa, 15 Mei 2018 | 09.12.00


MAKLUMAT
NOMOR:01/MLM/I.0/E/2018

TENTANG

PENETAPAN HASIL HISAB RAMADAN, SYAWAL, DAN ZULHIJAH 1439 HIJRIAH



Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan ini mengumumkan awal Ramadan,Syawal, dan Zulhijah 1439 Hijriahberdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai berikut:

RAMADAN 1439 H

Ijtimak jelang Ramadan 1439 H terjadi pada hari Selasa Kliwon, 15 Mei 2018 M pukul 18:50:28 WIB.
Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta ( f= -07°48¢  LS dan l= 110°21¢BT ) =      -00°02¢50²(hilal belum wujud).
1 Ramadan 1439 H jatuh pada hari Kamis Pahing, 17 Mei 2018 M.
SYAWAL 1439 H

Ijtimak jelang Syawal 1439 H terjadi pada hari Kamis Kliwon, 14 Juni 2018 M pukul 02:45:53 WIB.
Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta ( f= -07°48¢  LS dan l= 110°21¢BT ) = +07°35¢20²(hilal sudah wujud).
1 Syawal 1439 Hjatuh pada hari Jum’at Legi, 15 Juni 2018 M.
ZULHIJAH 1439 H

Ijtimak jelang Zulhijah 1439 H terjadi pada hari Sabtu Pon, 11 Agustus 2018 M pukul 17:00:24 WIB.
Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta ( f= -07°48¢  LS dan l= 110°21¢BT ) =      -00°37¢58²(hilal belum wujud).
1 Zulhijah 1439 H jatuh pada hari Senin Kliwon, 13 Agustus 2018 M.
Berdasarkan hasil hisab tersebut maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan:

Tanggal 1 Ramadan 1439 Hjatuh pada hari Kamis Pahing, 17 Mei 2018 M.
Tanggal 1 Syawal 1439 Hjatuh pada hari Jum’at Legi, 15 Juni2018 M.
Tanggal 1 Zulhijah 1439 Hjatuh pada hariSenin Kliwon, 13 Agustus 2018 M.
Hari Arafah (9 Zulhijah 1439 H) jatuh pada hari Selasa Pon,  21 Agustus 2018 M.
Idul Adha (10 Zulhijah 1439H) jatuh pada hari Rabu Wage, 22 Agustus 2018 M

Panduan Orangtua dan Guru: Cara Bicara pada Anak tentang Kejahatan Terorisme


Siswi SDM 1 Ketelan Surakarta meraih juara 1 Menyanyi

Minggu, 13 Mei 2018 | 04.00.00



Solo, Jawa Tengah, - Siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta meraih juara 1 dalam lomba menyanyi tunggal “Luwes Youth Action #1 Selamat Datang Ramadhan yang digelar di Luwes Gentan Solo, Ahad (13/5/2018). Acara ini diikuti 9 peserta hasil audisi berbagai luwes se Jawa Tengah.

Tempat acara dipadati sekitar 300 pengunjung mendukung peserta yang mengikuti lomba Model Cover Lagu Religi, Fashion Show dan Hadrah/Rebana. Kompetisi  ini diikuti finalis dari Luwes Blora, Pati, Purwodadi, Kartosura dan Nusukan. Dia menyanyikan lagu berjudul Takkan Berpaling Dari-Mu, siswi cantik ini berhasil menyingkirkan peserta lainnya dan menjadi juara 1. Siswi kelas V C Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK.

“Nabila Alya Hernanda berhasil menyisihkan peserta lainnya dari berbagai Luwes,” kata salah satu guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Yuliarto Wiku Prabowo, SE.


Alya sangat surprise dengan apa yang diraihnya, menjadi juara 1 menyanyi. Tidak pernah terbayang berada di posisi teratas dalam lomba tersebut. Namun Alya sebelumnya sudah merasa sangat yakin akan lolos setelah penampilannya dirasa memuaskan.


 “Bersyukur sekali dengan adanya kemenangan ini. Alya tergolong anak cerdas. Dia bukan hanya punya kemampuan itu saja, tapi juga berprestasi di akademiknya. Dia sempat tumbang seleksi FLS2N tetapi Alya masih punya semangat yang membara di dada untuk menjadi sang juara,” tutur Yuli.

Kemampuan yang dimiliki anak sudah ada hanya lebih dikembangkan lagi sehingga menjadi penyanyi yang profesional. Meski begitu, kata dia, Alya tetap bersikap rendah hati meski telah memiliki banyak prestasi.

Alhamdulillah, Juara satu, tidak sia-sia latihan setiap hari sabtu selama ini,” ucap Alya. Tak heran bila bocah kelas 5C ini sangat dicintai dan disayangi teman dan gurunya.



(Humas Jatmiko)

Cambridge University Press Gelar Pelatihan se-Jawa Tengah

Sabtu, 12 Mei 2018 | 03.00.00


Solo, Jawa Tengah, - Cambridge University Press Grand Slipi Tower 23nd Floor Unit G Jl. S. Parman Kav. 22-24 Slipi-Jakarta 11480 Indonesia, kembali menggelar pelatihan dengan tema “Developing Young Leaners’ Spoken Fluency” bagi sekolah mitra se-Jawa Tengah di antaranya SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, SDM Program Khusus Kotta Barat, MIM PK Kartasura, SD Mutual Kota Magelang, dan SD Muhammadiyah Sapen Jogjakarta.

"Program ini merupakan komitmen dari Cambridge untuk memberi support/pendampingan bagi sekolah-sekolah yang bekerja sama, khusus Muhammadiyah training kolektif secara berkala tiap tahun, materi tiap pelatihan berbeda sesuai dengan yang dibutuhkan. Pelatihan ini berkelanjutan selama sekolah-sekolah masih kerja sama," kata Elt Marketing Representative, Indonesia Anastasia W. Widawati saat dihubungi di Solo, Sabtu.

Anastasia menjelaskan pelatihan di Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Surakarta, Jawa Tengah berlangsung selama 1 hari mulai pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB dengan nara sumber Angga Kramadibrata telah menempuh pendidikan bahasa Inggris selama lebih dari 10 tahun dan memegang gelar master dalam pengajaran bahasa Inggris dari leeds beckett university. 

Melalui karir mengajarnya ia telah mengambil banyak peran, termasuk administrator guru, peneliti, penguji teks, serta guru dalam program pengembangan guru seperti Cambridge CELTA. 

Dia telah mempresentasikan penelitian dan program pengembangan guru di konferensi internasional dan minatnya termasuk identitas guru dan persepsi aksen dan keaslian. Yang mengatakan, gairah utamanya selalu mengajar dan dia mencintai setiap kesempatan yang dia dapat untuk mengajar kelas siswa.

Sementara itu Kepala Sekolah, Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd menambahkan tujuan yang ingin dicapai setelah guru mengikuti pelatihan dalam workshop ini adalah memperkuat materi yang sudah diterima dan untuk mengevaluasi yang sudah dilaksanakan. Selanjutnya Kepala sekolah mengajak peserta untuk mengikuti workshop dengan baik.

"Dengan begitu, ke depan diharapkan tercipta SDM (sumber daya manusia) yang unggul dan kompetitif dari Cambridge untuk dimanfaatkan dan dilaksanakan semaksimal mungkin, sehingga tercipta persepsi yang sama tujuan sekolah bekerja sama. 

Selama pelaksanaan ada hal-hal yang ditemukan bisa konfirmasi dan sharing untuk saling belajar, mari ikuti dengan baik sampai selesai untuk bisa di implementasikan di sekolah masing-masing dan bermanfaat bagi putra-putri kita semua," ujar Yekti.

Pelatihan yang diikuti sejumlah 16 guru Bahasa Inggris tingkat SD/MI Lingkungan Perguruan Muhammadiyah. Dan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pelatihan.

Humas Jatmiko.

Pertunjukan Seni SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta

Rabu, 09 Mei 2018 | 11.23.00

SD Aisyiyah Studi Banding ke SDM 1 Ketelan

Selasa, 08 Mei 2018 | 01.00.00



Solo, Jawa Tengah, - Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mendapat kunjungan tim SD Aisyiah Unggulan Gemolong Sragen, Jawa Tengah, Selasa(8/5/2018). Kedatangannya untuk studi banding peningktan pelayanan Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS).


Sebanyak 4 Tenaga BUMS, 1 Wakasek dan 1 Kepala Sekolah di sambut di perpustakan modern. Mereka disambut Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, sarpras dan humas.

Kepala Sekolah SD Aisyiyah Murdiyanto, S.Pd menyampaikan tujuan dari silaturrahimmnya.  “Kita ingin belajar segi administrasi, pengelolaan dan operasional serta bagaimana manajemen BUMS. Ekonomi wali murid menengah ke bawah belum bisa kita optimalkan untuk SPP, dengan adanya BUMS mampu menunjang kemandirian dan cukup membantu biaya operasional,” jelasnya.

Murdiyanto menjelaskan SD Aisyiyah Unggulan Gemolong didirikan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Aisyiyah Gemolong pada tahun 2004 satu-satunya di Jawa Tengah. “izin ngangsu kaweruh (untuk mendapatkan pengetahuan) bagaimana merintis usaha yang dilaksanakan di SD, Kita ingin adopsi dan mencontoh penggunaan E-Money karena di sini sudah jalan dan menekan anak-anak untuk tidak membawa uang dan jajan sembarangan,” imbuhnya. 

Sementara itu, SW. Winarsi, S.Ag., S.Pd menyambut baik langkah SD Aisyiyah tersebut. “Tentu hal seperti ini kami sambut dengan hati terbuka, apalagi sekolah kami pernah menjuarai Lomba Budaya Mutu tingkat Nasional bidang Ekstrakurikuler di Kalimantan 15 Oktober 2016 yang tidak lepas dari 8 Standar  Nasional Pendidikan dan kantin sehat tahun 2017. Insya Allah kerja silaturrahim ini bisa memberikan manfaat untuk keduanya, terima kasih atas kepercayaannya” harapnya. Setelah dari Perpustakaan, rombongan di ajak keliling ke BUMS dan kantin sehat.

(Humas Jatmiko)







Anak SD ini Terbitkan Komik Go Reading Qur’an

Senin, 07 Mei 2018 | 00.30.00




Solo, Jawa Tengah, - Seorang anak perempuan Salsabila Faida Hasya, biasa dipanggil Salsabila. Lahir di Purwokerto, 19 Juli 2006 memiliki pembimbing Puri, lulusan Kriya Keramik, FSRD ITB yang hobi menggambar, memasak dan punya cita-cita menjadi rumah tangga dan istri yang baik berhasil menerbitkan Komik; di sela-sela kesibukannya mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional Kelas VI tahun ajaran 2017/2018.

Salsabila  memiliki keinginan kuat untuk menjadi pelukis terkenal karena suka menggambar sejak dari TK.

“Harapannya setelah terbit pengin berkarya dan berkarya terus sekaligus menyalurkan hobi menggambar dan melukis,” papar Siswa Kelas 6 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta,” (Senin, 7/5/2018)

Komik Next G Pengagum Rahasia yang beralamat Jln. Cinambo No. 137 Cisaranten  Wetan, Ujungberung, Bandung 40294 halaman 45 bercerita kriiing! Kriiing! Kriiing! Ada nona telat, nih! Tadi pagi bangun kesiangan, ya? Hei, nona telat! Nona telat!

Hehe ! besok jangan telat lagi, ya! Uu-uh ! sesampainya di rumah. Assalamu’alaikum! Bu aku pulang! Wa’alaikum salam ! lho, kamu kenapa, nak? Ibuuu, aku sediiih, tadi aku diejek teman sekelas! Lho kenapa mereka mengejekmu/ karena aku terlambat masuk sekolah.

15 menit kemudian, gimana sudah enakan sayang? Ung… gimana kalau sekarang Dina ganti baju, makan siang lalu tilawah? Baca Qur’an? Cuurr! Dina pun menuruti saran ibu. Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii’ Robbi Zidni ‘ilma Warzuqnii Fahma Adzubillahi minas syaitonir rojiim Bismillahirrahmanirrahiim Ar rahmaan, ‘Alamal Qur’an, khalaqal insaan  ‘Allahul bayaan. Shadaqallaahul ‘adziim. Masya Allah. Bacaan anak ibu bagus sekali.

Dari pemberian buku komik ke sekolah tersebut Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd mengatakan akan muncul ide-ide segar untuk mengembangkan cerita dan menuliskan kisah-kisah yang lain.

“Sangat membanggakan sekolah, bentuk pengembangan budaya membaca dan menulis dalam karya, mudah-mudahan mampu menginspirasi anak Bangsa atau sekolah lain untuk gemar membaca dan menulis, cintailah produk-produk Komik Indonesia.” Kata Kepala Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK.


Humas Jatmiko.

Dokumentasi Humas

Prestasi

Kegiatan

 
Copyright © 2014. SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta - All Rights Reserved
Kembali ke Atas